Category: Kegiatan

Diskominfosantik Kota Palu Gelar Workshop Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Daerah

PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) menggelar workshop Tim Tanggap Insiden Siber Kota Palu (Palu-TTIS), Rabu (22/10/2025). Kegiatan yang dilangsungkan di ruang rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari, SE.Ak., MM mewakili Wali Kota Palu. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Ridwan Karim, serta narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah. Sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mengikuti workshop tersebut. Dalam sambutannya, Eka Komalasari, SE.Ak., MM menegaskan pentingnya keberadaan Palu-TTIS sebagai langkah strategis dalam memperkuat keamanan informasi dan ketahanan siber di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyebut transformasi digital yang berlangsung saat ini membawa manfaat besar, namun juga menyimpan potensi risiko yang tidak dapat diabaikan. Menurutnya, workshop ini sangat penting sebagai upaya membekali anggota tim dengan pengetahuan teknis, prosedural, dan kemampuan koordinatif dalam menangani potensi insiden siber di Kota Palu. Pemerintah Kota Palu, kata Eka, mendorong agar setiap perangkat daerah memiliki kesadaran, kesiapsiagaan, serta kemampuan deteksi dini terhadap ancaman digital, demi mewujudkan sistem pemerintahan yang aman dan terpercaya di era digital. (Sumber: Prokopim Setda, Tim Media Center Diskominfosantik Kota Palu).

Kepala Diskominfosantik Kota Palu Hadiri Silaturahmi Akbar dan Kemah Bakti RAPI Wilayah 02

PALU – Wali Kota Palu melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Palu, M. Ridwan Karim, menghadiri Silaturahim Akbar Kemah Bakti dan Sosial Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 02 Kota Palu yang digelar di Lapangan Tanjung Ruru, Kelurahan Mamboro, Sabtu (04/10/2025). Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Palu kepada pengurus dan anggota RAPI yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan kemah bakti dan sosial ini tidak hanya mempererat silaturahim antaranggota RAPI, tetapi juga memberikan nilai pengabdian nyata bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting. Pertama, melalui agenda camping ground dan pertemuan antaranggota, RAPI memperlihatkan semangat kebersamaan dan kekompakan yang menjadi modal utama dalam aktivitas sosial maupun kebencanaan. Kedua, penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan gratis, dan donor darah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketiga, pelaksanaan simulasi bencana gempa bumi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Palu dan wilayah sekitarnya. (Sumber: Prokopim Setda dan Tim Media Center Diskominfosantik Kota Palu).

Diskominfosantik Kota Palu Terima Audiensi KPAK Terkait Penanggulangan HIV-AIDS

PALU – Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menerima audiensi Komisi Penanggulangan AIDS Kota Palu (KPAK) di kantor Diskominfosantik, Rabu (16/09/2025). Selain bersilaturahmi, Ketua Pelaksana KPAK Riki B. Muhammad Lahia, S.H. berdiskusi dan berkonsultasi dengan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) yang diwakili Pranata Humas Ahli Muda Andi Chandra terkait rencana kolaborasi percepatan penanggulangan HIV-AIDS di Kota Palu melalui publikasi digital di media sosial. Melalui pertemuan ini diharapkan sinergi antara Diskominfosantik dan KPAK semakin kuat dalam bidang komunikasi publik. (Sumber: Tim PIKP Diskominfosantik Kota Palu).

Kominfo Palu Studi Banding Smart City ke Makassar

MAKASSAR — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Palu melakukan kunjungan kerja ke War Room Dinas Kominfo Kota Makassar, Kamis (28/8/2025), dalam rangka mendukung percepatan implementasi program Smart City di Kota Palu. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Palu, M. Ridwan, yang menyampaikan bahwa studi banding ini penting sebagai langkah awal dalam merancang sistem dan infrastruktur teknologi informasi di Kota Palu. “Studi banding ini kami lakukan untuk melihat langsung bagaimana sistem Smart City diterapkan di Kota Makassar, khususnya dalam hal integrasi data, pengawasan wilayah, dan layanan publik berbasis digital. Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi referensi dalam pengembangan sistem serupa di Kota Palu,” ujar M. Ridwan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kominfo Palu diterima oleh Kepala Bidang Persandian dan Informasi Dinas Kominfo Kota Makassar, Abram Lululangi. Rombongan juga mendapatkan penjelasan teknis langsung dari operator War Room, Andi, mengenai sistem pengawasan dan manajemen data Kota Makassar. Andi menjelaskan bahwa sistem surveillance kamera yang dimiliki Kota Makassar telah menjangkau hingga lorong-lorong permukiman warga. “Kamera pengawas kami pasang tidak hanya di titik-titik strategis, tetapi juga sampai ke lorong-lorong pemukiman. Ini sangat membantu dalam meningkatkan keamanan kota dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat berbasis data,” ungkapnya. Kepala Dinas Kominfo Palu dalam kunjungan ini turut didampingi oleh Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Fanty Juliarsih, dan Pranata Humas Ahli Muda, Andi Chandra. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi dan sinergi antara dua daerah dalam pengembangan teknologi informasi dan transformasi digital menuju kota cerdas yang berkelanjutan. (Sumber: Tim PIKP Dinas komunikasi Informatika persandian dan Statistik Kota Palu).

Kegiatan Survey Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat Teknologi Informasi (TIK) Dinas Kominfo Kota Palu

Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu bersama tim Teknis turun survey di Organisasi Perangkat Daerah, Kecamatan dan Kelurahan Kegiatan monitoring untuk Triwulan 1 Tahun 2023 ini difokuskan kepada evaluasi pemanfaatan internet untuk masyarakat pada RTH di 9 kelurahan serta pengecekan jaringan internet dedicated 1:1 yang terpasang pada 7 Kelurahan: Kelurahan Tanamodindi, Kelurahan Kawatuna, Kelurahan Balaroa, Kelurahan Kamonji, Kelurahan Lere, Kelurahan Siranindi, Kelurahan Ujuna, dan 9 Dinas/Badan : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu, Dinas Pendapatan Daerah Kota Palu, Badan Penanggulangan Becana Daerah Kota Palu, Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Kota Palu, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Dinas Sosial Kota Palu, Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kota Palu, Dinas Pendidikan Kota Palu, RSUD Anutapura.

Asistensi dan Bimtek Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemeritah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih sebagai Pilot Project (Proyek Percontohan) penyusunan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulteng, Senin dan Selasa (11-12/9/2023), di Hotel Best Western Coco Palu. Pertemuan ini dihadiri, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kemenpan RB RI, Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI selaku narasumber, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota se-Sulteng, Pejabat Fungsional dan Staf Bidang Apikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota se-Sulteng, dan Admin SPBE OPD Lingkup Pemprov Sulteng. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santik) Provinsi Sulteng Sudaryano R. Lamangkona dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia, di mana Provinsi Sulawesi Tengah terpilih sebagai Pilot Project (Proyek percontohan) penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, risiko manajemen dan proses bisnis oleh KemenPAN-RB RI dan Kemenkominfo RI. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI yang telah memilih Sulawesi Tengah sebagai daerah pertama pelaksanaan Asistensi dan Bimtek penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis,”kata Kepala Dinas Kominfo Santik selaku Humas Provinsi Sulteng.

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido membuka Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap III

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, harap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu agar konsisten mewujudkan Palu sebagai kota cerdas alias smart city, “Saya harapkan seluruh OPD untuk konsistensi dengan program tersebut (smart city, red),” pesan Wawali Reny saat menyampaikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Tahap III di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (6/9/2023). Ia mengatakan, smart city menjadi salah satu program dari 53 program prioritas Pemkot Palu, sehingga diharapkan adanya komitmen seluruh OPD mewujudkannya. “Smart city ini tidak ada gunanya, kalau kita tidak komitmen. Satu komitmen. Kita semua yang berada di ruangan ini bersemangat untuk ber-smart city. Kota Palu akan ketinggalan kereta, apabila tidak segera menerapkan Smart City. Apalagi, Smart City menjadi program utama bagi Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan kami bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid,” ucapnya. Kegiatan Bimtek dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (6-7/9/2023) tersebut, melibatkan seluruh OPD di lingkup Pemkot Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar Wakil Wali Kota. Oleh karena itu, kata dia, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodasi semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan Wakil Wali Kota. Ia menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” tuturnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap II dilaksanakan oleh Diskominfo Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan masterplan smart city dan quick win program unggulan Tahap II pada Senin (31/7/2023) dan Selasa (1/8/2023) bertempat di Rama Garden Hotel, Jl. Tj. Santigi No.26, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Bimtek ini direncakan sebanyak empat kali selama empat bulan. Target dari keseluruhan bimtek ini untuk menghasilkan masterplan Palu Smart City kedalam empat buku.  Walikota Palu diwakili oleh Sekretaris Kota Palu Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, mengharapkan bimtek penyusunan masterplan Palu Smart City dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Bimtek ini untuk menganalisis aspek kesiapan, kesenjangan, analisa SWOT, strategi pembangunan, visi, misi dan sasaran Palu Smart City,” jelas Usman, S.H, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu. Usman, S.H. mengharapkan kegiatan ini dapat merumuskan serta menghasilkan buku pedoman dalam perumusan masterplan ideal untuk mewujudkan Palu Smart City.  Smart City adalah konsep pengelolaan kota yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing dengan inovasi dari sumber daya yang ada.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap I

Pukul 09.00 Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win program unggulan tahap 1 pada Senin, 03 Juli 2023 di Hotel Rama Garden, Kota Palu. Kegiatan yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu selama dua hari, sejak tanggal 03 – 04 Juli 2023. Wali Kota Hadianto berharap Bimtek penyusunan masterplan Smart City Palu ini dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar wali kota. Oleh karena itu, lanjut wali kota, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodir semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan wali kota. Wali Kota Hadianto sangat mengharapkan Smart City Kota Palu dapat secepatnya terwujud, apalagi sisa masa jabatan wali kota di bawah kepemimpinannya, tinggal satu tahun lagi. “Saya berharap percepatan ini betul-betul bisa diselesaikan oleh seluruh kepala OPD, agar kerja-kerja kita dapat terbantu dengan baik,” harap wali kota. Wali Kota Hadianto menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” imbuh wali kota. Rilis: Imron Peliput dan Protokol: Iwan, Rahman, Dewi S, Buyung, Wiwin, Lita, dan Kabag Fatimah Hatta – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Rapat Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dari Menko PMK

Palu- Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan fasilitasi video conference rapat yang diadakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK, yang dilaksanakan hari Senin, 27 Maret 2023 di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Forkompinda, PKK, Lurah, Camat se-Kota Palu, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah dua masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di seluruh dunia. Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi yang cukup pada masa-masa awal kehidupannya, sementara kemiskinan ekstrem adalah kondisi di mana seseorang hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak memiliki akses ke sumber daya dan kesempatan yang memadai untuk hidup yang layak. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah tujuan yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan, karena keduanya merupakan faktor utama dalam menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari semua sektor, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan organisasi internasional. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem adalah: Setelah seluruh wilayah mempresentasikan hasil Stanting dan Penurunan Angka Kemiskinan yang ada di daerah masing-masing, maka Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK menjelaskan bahwa: “Seluruh Posyandu akan di berikan alat usg, tidak ada puskesmas yang tidak ada alat usgnya, alat usg akan diberikan oleh Kementrian Kesehatan, kebutuhan air bersih masih sangat tinggi di masing-masing Kabupaten/Kota”, beliau juga mengatakan bahwa: “Untuk Kota Palu dan Donggala yang terkena dampak gempa akan mendapatkan pemulihan, untuk Kota Buol yang belum ada penerbangannya akan di bicarakan kembali”. Wakil Wali Kota Palu mengatakan bahwa: “Mari kita bergandengan tangan seperti covid, agar bekerja sama dengan puskesmas, tentara, polisi, dan bergotong royong membantu dan membawa anak-anak ke posyandu agar di berikan obat dan vaksin”. Dalam rangka mencapai tujuan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem, penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dan menerapkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa tujuan ini dapat dicapai dan kota-kota di seluruh Sulawesi Tengah dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi seluruh penduduknya. (aptika)