Category: Uncategorized

Diskominfosantik Kota Palu Sediakan Layanan WIFI Gratis Di LPKA Kelas II Palu

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menyediakan layanan wifi gratis di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kota Palu. Fasilitas wifi gratis tersebut dipasang untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan pengembangan literasi digital bagi anak binaan. Layanan internet ini tersedia di ruang perpustakaan serta ruang pendidikan yang berada di lingkungan LPKA Kelas II Palu. Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfosantik Kota Palu, Inhar, menyampaikan bahwa layanan wifi gratis tersebut mulai aktif sejak Selasa, 3 Februari 2026 lalu. Menurut Inhar, penyediaan akses internet gratis ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam memenuhi hak anak untuk memperoleh akses informasi dan pendidikan berbasis digital. Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, A.Md.IP.,SH.,MH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palu atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai fasilitas wifi gratis tersebut sangat bermanfaat dalam menunjang berbagai program pembinaan dan pendidikan bagi anak binaan. Adapun penggunaan layanan wifi gratis tersebut difokuskan untuk mendukung kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anak Mandiri serta layanan E-Library yang tersedia di LPKA Kelas II Palu. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan proses pembinaan dan pendidikan bagi anak binaan di LPKA Kelas II Palu dapat berjalan lebih optimal, sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang lebih berdaya saing dan berpengetahuan luas. Sumber: Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Kadis Diskominfosantik Kota Palu Buka Sosialisasi DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026

PALU – Wali Kota Palu yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Palu, Ridwan Karim, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026), pada Senin (15/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Palu tersebut diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam proses pendataan. Dalam kesempatan tersebut, Kadis Ridwan Karim membacakan sambutan tertulis Wali Kota Palu. Disampaikan bahwa sosialisasi DTSEN dan SE2026 memiliki arti yang sangat penting bagi pembangunan daerah dan nasional. Data disebut sebagai fondasi utama pembangunan, karena tanpa data yang lengkap, valid, dan terintegrasi, kebijakan yang dihasilkan tidak akan berpijak pada realitas. “DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026 merupakan upaya strategis pemerintah dalam menyediakan basis data yang akurat untuk mendukung perencanaan, penganggaran, serta evaluasi pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” ujar Kadis. Lebih lanjut, Kadis menyampaikan DTSEN akan menjadi rujukan utama data sosial ekonomi yang bersifat tunggal, terpadu, dan dapat digunakan lintas sektor. Sementara itu, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memetakan kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh, mulai dari pelaku usaha mikro dan kecil hingga dunia usaha skala besar yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Palu. Melalui kegiatan sosialisasi ini, wali kota melalui Kadis berharap seluruh peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, tujuan, serta tata cara pelaksanaan DTSEN dan SE2026. Pemahaman tersebut dinilai penting agar seluruh pihak dapat mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan secara optimal, termasuk penyiapan sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah Kota Palu, lanjut Kadis, berkomitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan DTSEN dan Sensus Ekonomi 2026. Diperlukan koordinasi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BPS, aparat kewilayahan, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses pendataan berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan data yang berkualitas. Kadis juga mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif memastikan seluruh rumah tangga, pelaku usaha, dan unit ekonomi dapat terdata dengan baik. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan sensus, karena data yang berkualitas lahir dari keterbukaan dan keakuratan informasi yang diberikan. Menutup sambutan tersebut, wali kota melalui Kadis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPS Kota Palu atas inisiasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi, serta kepada seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen bersama mewujudkan data yang berkualitas demi kemajuan Kota Palu. (Sumber: Prokopim Setda, Tim Media Center Diskominfosantik Kota Palu).

Penandatanganan MoU Diskominfo Palu dan Kemenkominfo  di AMH 2023

Surabaya– Bersamaan dengan pelaksanaan Anugerah Media Humas (AMH) 2023, penandatanganan MoU antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palu dan Kemenkominfo tentang pertukaran konten terasa istimewa dengan disaksikan langsung oleh kepala DKIPS Sulawesi tengah  di The Westin Surabaya, Pakuwon Mall, Jalan Puncak Indah Lontar, Kota Surabaya pada Senin (30/10/2023). MoU pertukaran konten ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinergitas antarlembaga dan mendukung penyebaran informasi yang positif dan mendidik dalam rangka pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2015 tentang pengelolaan Komunikasi Publik. Direktur Pengelolaan Media yang sekaligus Pemimpin Redaksi GPR TV, Nursodik Gunarjo menjelaskan bahwa MoU dimaksudkan dalam rangka mengadakan pertukaran konten program dan produksi program bersama/ joint production serta mengadakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang audio visual. Kepala Dinas Kominfo Kota Palu yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Fanty Juliarsih mengatakan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan tindak lanjut dari Rakor Kominfo se Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Morowali pada bulan maret 2023. Menurut Fanty pertukaran konten ini sangatlah penting “bagaimana tidak pertukaran konten ini dapat membuat akses informasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih cepat apalagi akses informasi opini dan aspirasi publik artinya opini dan aspirasi masyarakat bisa lebih cepat di terima informasinya oleh pemerintah begitupun sebaliknya” imbuhnya. Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Sudaryano Lamangkona dan didukung oleh Dirjen IKP Kemnkominfo Usman Kansong dan Direktur Tata Kelola Kemitraan Komunikasi Publik, Hasyim Gautama. #sangupalu

Diskominfo Palu Jalin Komunikasi dengan Diskominfo Kabupaten Garut.

SURABAYA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palu melakukan komunikasi dengan Diskominfo Kabupaten Garut. Perbincangan santai itu berlangsung di sela-sela kegiatan Anugerah Media Humas (AMH) 2023 , di The Westin Surabaya, Pakuwon Mall, Jalan Puncak Indah Lontar, Kota Surabaya pada Senin (30/10/2023). Kegiatan  AMH Tahun 2023 sendiri diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia dihadiri oleh seluruh Provinsi, Kabupaten/ Kota dan BUMN Indonesia. Diskominfo Garut hadir untuk yang ketiga kalinya sebagai nominator AMH. Pada perbincangan tersebut Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto mengatakan,   Prestasi ini bukan hal baru bagi Kabupaten Garut, sebab dalam dua tahun terakhir, Diskominfo Kabupaten Garut telah meraih prestasi gemilang dalam ajang AMH. Pada tahun 2021, berhasil meraih Juara 2, sementara tahun 2022, berhasil meraih Juara 3. Kabupaten Garut terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan bidang humas di tingkat nasional. Fanty Juliarsih selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Palu dalam perbincangan tersebut menyebutkan bahwa Diskominfo Kota Palu harus banyak berbenah terutama dalam publikasi informasi. “Makanya kami harus banyak-banyak berkoordinasi dengan nominator- nominator AMH, sehingga insya allah Diskominfo Palu tahun depan juga bisa menjadi Nominator,” harapnya Pertemuan tersebut di hadiri juga oleh Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Propinsi Sulawesi Tengah, Sudaryano Lamangkona, Yanyan Agus Supianto pranata Humas Dinas Kominfo Kabupaten Garut dan Andi Chandra Prahum Dinas Kominfo Kota Palu. #sangupalu

Dinas Kominfo Kota Palu Menghadiri  KIMFest 2023

SURABAYA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palu mengikuti kegiatan Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIMFest) 2023, di Balai Pemuda Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya pada Jumat dan Sabtu  (27-28/10/2023). Pada kegiatan KIMFest tersebut, ada 16 KIM dari 14 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi mengikuti lomba KIM terbaik. Ada tiga kategori yang dilombakan pada ajang tersebut, yaitu UMKM, pariwisata, serta pertanian dan perkebunan. Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Usman Kansong membuka kegiatan tersebut dan dalam  sambutannya mengungkapkan apresiasinya kepada para pegiat KIM. “Malam Apresiasi bagi para pegiat KIM ini adalah yang pertama kali kolaborasi antara Kemenkominfo dan Diskominfo Kabupaten/Kota untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kategori penilaian KIM tahun ini memang masih terbatas, tapi mudah-mudahan tahun depan bisa ditambah lagi kategorinya,” tuturnya. Usman berharap agar kategori apresiasi yang diberikan Kemenkominfo tahun ini bisa memajukan semangat KIM dalam menyebarkanluaskan informasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Meskipun KIM Festival baru diadakan beberapa kali, saya sangat bangga karena KIM yang ikut berkompetisi tahun ini kualitasnya semakin meningkat. Mudah-mudahan ke depannya juga ada apresiasi yang lebih nyata lagi untuk meningkatkan kemampuan pegiat KIM, misalnya diperbolehkan magang di Kemenkominfo selama satu minggu full dibiayai oleh Kemenkominfo RI. Diskominfo Kota Palu melakukan komunikasi dengan KIM Cerdas Desa Tarumajaya Kabupaten Bandung.  Perbincangan santai itu berlangsung di sela-sela kegiatan KIMFest 2023, yang mana KIM Cerdas Desa Tarumajaya Kabupaten Bandung berhasil menyabet dua penghargaan bergengsi tingkat nasional pada puncak perayaan KIM Festival 2023. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Fanty Juliarsih yang langsung mewawancarai KIM Cerdas Desa Tarumajaya dan Diskominfo Kabupaten Bandung tersebut. menanyakan tentang bagaimana cara membentuk dan membina KIM seperti yang dilakukan Diskominfo Kabupaten Bandung. “Bagaimana membentuk dan membina KIM dari  Desa Tarumajaya yang mulanya tidak begitu dikenal luas khususnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung kini mampu menjadi desa wisata melalui usaha promosi dan penyebarluasan informasi oleh KIM Cerdas Tarumajaya.”’, tanyanya. Fanty mengungkapkan bahwa Diskominfo Kota Palu harus banyak berbenah terutama dalam pemeberdayaan sosial masyarakat KIM ini. “Makanya kami harus banyak-banyak berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pengiat KIM ini, sehingga insya allah Propinsi Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu tahun depan juga bisa menjadi bagian dari kegiatan KIMFest ini,” harapnya #sangupalu

Kegiatan Survey Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat Teknologi Informasi (TIK) Dinas Kominfo Kota Palu

Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu bersama tim Teknis turun survey di Organisasi Perangkat Daerah, Kecamatan dan Kelurahan Kegiatan monitoring untuk Triwulan 1 Tahun 2023 ini difokuskan kepada evaluasi pemanfaatan internet untuk masyarakat pada RTH di 9 kelurahan serta pengecekan jaringan internet dedicated 1:1 yang terpasang pada 7 Kelurahan: Kelurahan Tanamodindi, Kelurahan Kawatuna, Kelurahan Balaroa, Kelurahan Kamonji, Kelurahan Lere, Kelurahan Siranindi, Kelurahan Ujuna, dan 9 Dinas/Badan : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu, Dinas Pendapatan Daerah Kota Palu, Badan Penanggulangan Becana Daerah Kota Palu, Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Kota Palu, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Dinas Sosial Kota Palu, Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kota Palu, Dinas Pendidikan Kota Palu, RSUD Anutapura.

Asistensi dan Bimtek Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemeritah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih sebagai Pilot Project (Proyek Percontohan) penyusunan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulteng, Senin dan Selasa (11-12/9/2023), di Hotel Best Western Coco Palu. Pertemuan ini dihadiri, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kemenpan RB RI, Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI selaku narasumber, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota se-Sulteng, Pejabat Fungsional dan Staf Bidang Apikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota se-Sulteng, dan Admin SPBE OPD Lingkup Pemprov Sulteng. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santik) Provinsi Sulteng Sudaryano R. Lamangkona dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia, di mana Provinsi Sulawesi Tengah terpilih sebagai Pilot Project (Proyek percontohan) penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, risiko manajemen dan proses bisnis oleh KemenPAN-RB RI dan Kemenkominfo RI. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI yang telah memilih Sulawesi Tengah sebagai daerah pertama pelaksanaan Asistensi dan Bimtek penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis,”kata Kepala Dinas Kominfo Santik selaku Humas Provinsi Sulteng.

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido membuka Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap III

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, harap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu agar konsisten mewujudkan Palu sebagai kota cerdas alias smart city, “Saya harapkan seluruh OPD untuk konsistensi dengan program tersebut (smart city, red),” pesan Wawali Reny saat menyampaikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Tahap III di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (6/9/2023). Ia mengatakan, smart city menjadi salah satu program dari 53 program prioritas Pemkot Palu, sehingga diharapkan adanya komitmen seluruh OPD mewujudkannya. “Smart city ini tidak ada gunanya, kalau kita tidak komitmen. Satu komitmen. Kita semua yang berada di ruangan ini bersemangat untuk ber-smart city. Kota Palu akan ketinggalan kereta, apabila tidak segera menerapkan Smart City. Apalagi, Smart City menjadi program utama bagi Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan kami bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid,” ucapnya. Kegiatan Bimtek dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (6-7/9/2023) tersebut, melibatkan seluruh OPD di lingkup Pemkot Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar Wakil Wali Kota. Oleh karena itu, kata dia, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodasi semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan Wakil Wali Kota. Ia menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” tuturnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap II dilaksanakan oleh Diskominfo Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan masterplan smart city dan quick win program unggulan Tahap II pada Senin (31/7/2023) dan Selasa (1/8/2023) bertempat di Rama Garden Hotel, Jl. Tj. Santigi No.26, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Bimtek ini direncakan sebanyak empat kali selama empat bulan. Target dari keseluruhan bimtek ini untuk menghasilkan masterplan Palu Smart City kedalam empat buku.  Walikota Palu diwakili oleh Sekretaris Kota Palu Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, mengharapkan bimtek penyusunan masterplan Palu Smart City dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Bimtek ini untuk menganalisis aspek kesiapan, kesenjangan, analisa SWOT, strategi pembangunan, visi, misi dan sasaran Palu Smart City,” jelas Usman, S.H, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu. Usman, S.H. mengharapkan kegiatan ini dapat merumuskan serta menghasilkan buku pedoman dalam perumusan masterplan ideal untuk mewujudkan Palu Smart City.  Smart City adalah konsep pengelolaan kota yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing dengan inovasi dari sumber daya yang ada.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap I

Pukul 09.00 Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win program unggulan tahap 1 pada Senin, 03 Juli 2023 di Hotel Rama Garden, Kota Palu. Kegiatan yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu selama dua hari, sejak tanggal 03 – 04 Juli 2023. Wali Kota Hadianto berharap Bimtek penyusunan masterplan Smart City Palu ini dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar wali kota. Oleh karena itu, lanjut wali kota, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodir semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan wali kota. Wali Kota Hadianto sangat mengharapkan Smart City Kota Palu dapat secepatnya terwujud, apalagi sisa masa jabatan wali kota di bawah kepemimpinannya, tinggal satu tahun lagi. “Saya berharap percepatan ini betul-betul bisa diselesaikan oleh seluruh kepala OPD, agar kerja-kerja kita dapat terbantu dengan baik,” harap wali kota. Wali Kota Hadianto menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” imbuh wali kota. Rilis: Imron Peliput dan Protokol: Iwan, Rahman, Dewi S, Buyung, Wiwin, Lita, dan Kabag Fatimah Hatta – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.