Dorong Informasi Inklusif, Diskominfosantik Bekali Teman Tuli Keterampilan Jurnalistik Dasar
Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar: Belajar Menulis Berita dan Mengambil Foto bagi Teman Tuli Kota Palu, Kamis (30/7/2026), di Aula 1 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas Teman Tuli dan Teman Dengar (Volunteer). Pelatihan menjadi bagian dari pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Teman Isyarat Berdaya (TIB) sebagai upaya mendorong keterlibatan Teman Tuli dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfosantik Kota Palu Fanty Juliarsih, S.Kom.,M.Kom. mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam menghadirkan informasi publik yang lebih inklusif. “Pelatihan ini kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu melalui Diskominfosantik untuk menghadirkan informasi publik yang lebih inklusif. Kami ingin teman-teman Tuli memiliki kesempatan yang sama untuk belajar menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menjelaskan, peserta dibekali kemampuan dasar menulis berita dan mengambil foto menggunakan smartphone. Keterampilan tersebut diharapkan dapat digunakan peserta untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan dan menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan mengenai peran KIM sebagai kelompok masyarakat yang menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang benar dan bermanfaat. “KIM merupakan kelompok masyarakat yang dibentuk untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang benar, bermanfaat, dan mudah dipahami oleh masyarakat. KIM juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, kehadiran KIM Teman Isyarat Berdaya menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang inklusif. Teman Tuli diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat berperan sebagai penyampai informasi. “Di Kota Palu, kami membentuk KIM Teman Isyarat Berdaya sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi yang inklusif. Kami ingin teman-teman Tuli tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi,” katanya. Pelatihan menghadirkan materi tentang penulisan berita sederhana serta teknik pengambilan foto untuk kebutuhan berita menggunakan smartphone. Penyampaian materi juga didampingi Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk membantu memastikan materi dapat diterima dengan baik oleh peserta Teman Tuli. Selain menerima materi, peserta juga mengikuti praktik secara berkelompok. Peserta didampingi volunteer mengamati kegiatan pelatihan, mengambil sejumlah foto, kemudian menyusun berita sederhana berdasarkan kegiatan yang mereka amati. Kelompok dengan hasil terbaik kemudian mempresentasikan karya mereka di hadapan peserta lainnya. Karya peserta selanjutnya akan menjadi bagian dari konten informasi KIM Teman Isyarat Berdaya melalui media sosialnya. Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik dan sertifikat kepada seluruh peserta. Rilis : Fahima Foto: Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu.
