Category: Pengumuman

Diskominfosantik Palu Perkuat Pengelolaan PPID dan Penyusunan DIP di Lingkungan Pemkot

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menggelar Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta Penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) Tahun 2026, di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Diskominfosantik Kota Palu memperkuat pengelolaan informasi publik sekaligus membangun koordinasi antara PPID Utama dan PPID Pelaksana di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Kegiatan diikuti oleh Sekretaris dan operator dari 41 Perangkat Daerah, termasuk 8 Kecamatan di Kota Palu. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik, tugas dan fungsi PPID, klasifikasi informasi, pembentukan PPID Pelaksana, serta penyusunan Daftar Informasi Publik. Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., M.M., selaku Atasan PPID Utama, dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa PPID bukan sekadar pelaksana administratif dalam pelayanan informasi, tetapi memiliki peran penting dalam memastikan hak masyarakat memperoleh informasi. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan informasi publik merupakan tanggung jawab bersama seluruh Perangkat Daerah, bukan hanya Diskominfosantik. Irmayanti meminta setiap Perangkat Daerah melakukan inventarisasi dan pemutakhiran informasi yang dimiliki maupun dikuasai sebagai bahan penyusunan DIP. Keterbukaan informasi, menurutnya, tetap harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan informasi yang dikecualikan, perlindungan data pribadi, serta keamanan informasi. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, S.STP., M.AP., serta Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah, Moh Rizky Lembah, S.H., M.H., turut memberikan pemaparan mengenai pengelolaan informasi publik, pembentukan PPID, serta penyusunan dan pengelolaan Daftar Informasi Publik. Sebagai tindak lanjut, masing-masing Perangkat Daerah dan Kecamatan akan menyiapkan pembentukan PPID Pelaksana, inventarisasi informasi, penyusunan DIP, serta kelengkapan administrasi dan mekanisme koordinasi dengan PPID Utama. Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis, sebagai langkah bersama dalam mewujudkan pengelolaan informasi publik yang tertib, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat. Rilis: Fahima Foto: Imron Bid. PIKP Diskominfosantik Palu.

Dorong Informasi Inklusif, Diskominfosantik Bekali Teman Tuli Keterampilan Jurnalistik Dasar

Palu – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar: Belajar Menulis Berita dan Mengambil Foto bagi Teman Tuli Kota Palu, Kamis (30/7/2026), di Aula 1 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas Teman Tuli dan Teman Dengar (Volunteer). Pelatihan menjadi bagian dari pembinaan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Teman Isyarat Berdaya (TIB) sebagai upaya mendorong keterlibatan Teman Tuli dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfosantik Kota Palu Fanty Juliarsih, S.Kom.,M.Kom. mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam menghadirkan informasi publik yang lebih inklusif. “Pelatihan ini kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu melalui Diskominfosantik untuk menghadirkan informasi publik yang lebih inklusif. Kami ingin teman-teman Tuli memiliki kesempatan yang sama untuk belajar menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menjelaskan, peserta dibekali kemampuan dasar menulis berita dan mengambil foto menggunakan smartphone. Keterampilan tersebut diharapkan dapat digunakan peserta untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan dan menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan mengenai peran KIM sebagai kelompok masyarakat yang menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang benar dan bermanfaat. “KIM merupakan kelompok masyarakat yang dibentuk untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang benar, bermanfaat, dan mudah dipahami oleh masyarakat. KIM juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, kehadiran KIM Teman Isyarat Berdaya menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang inklusif. Teman Tuli diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat berperan sebagai penyampai informasi. “Di Kota Palu, kami membentuk KIM Teman Isyarat Berdaya sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi yang inklusif. Kami ingin teman-teman Tuli tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi,” katanya. Pelatihan menghadirkan materi tentang penulisan berita sederhana serta teknik pengambilan foto untuk kebutuhan berita menggunakan smartphone. Penyampaian materi juga didampingi Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk membantu memastikan materi dapat diterima dengan baik oleh peserta Teman Tuli. Selain menerima materi, peserta juga mengikuti praktik secara berkelompok. Peserta didampingi volunteer mengamati kegiatan pelatihan, mengambil sejumlah foto, kemudian menyusun berita sederhana berdasarkan kegiatan yang mereka amati. Kelompok dengan hasil terbaik kemudian mempresentasikan karya mereka di hadapan peserta lainnya. Karya peserta selanjutnya akan menjadi bagian dari konten informasi KIM Teman Isyarat Berdaya melalui media sosialnya. Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik dan sertifikat kepada seluruh peserta. Rilis : Fahima Foto: Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu.

Diskominfosantik Gelar Webinar Sosialisasi Pengenalan KIM bagi Camat dan Lurah se-Kota Palu

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu menggelar webinar sosialisasi pengenalan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) bagi Camat dan Lurah se-Kota Palu, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Bappeda Kota Palu tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah kecamatan dan kelurahan mengenai KIM, termasuk peran dan manfaatnya dalam mendukung penyebarluasan informasi publik di tengah masyarakat. Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman, SH, MH. Sementara itu, Agus Tri Yuwono, selaku Ketua Tim Kelembagaan Komunikasi Pemerintah Daerah, Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Kementerian Komunikasi dan Digital, hadir sebagai narasumber. Mengangkat tema “Peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam Diseminasi Informasi Publik di Kota Palu”, materi yang disampaikan mencakup pengenalan KIM, peran dan manfaat KIM dalam mendukung penyebarluasan informasi publik, serta langkah awal dan strategi pembentukan KIM di tingkat kelurahan dan kecamatan. Dalam pemaparannya, Agus Tri Yuwono menjelaskan bahwa KIM dapat menjadi salah satu mitra pemerintah dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Keberadaan KIM juga dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam memperoleh, mengelola, dan menyebarluaskan informasi yang bermanfaat di lingkungannya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Camat dan Lurah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berdiskusi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan di wilayah masing-masing dalam membangun dan mengembangkan KIM. Selain mendapatkan materi, peserta juga diarahkan untuk melakukan pemetaan potensi KIM melalui Google Form. Pemetaan tersebut mencakup informasi mengenai keberadaan komunitas yang berpotensi dikembangkan menjadi KIM, kondisi kesiapan wilayah, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam proses pembentukan KIM. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi data awal bagi Diskominfosantik Kota Palu dalam menyusun langkah pengembangan dan pendampingan KIM di Kota Palu. Dalam sesi penyampaian tindak lanjut, Kepala Diskominfosantik Kota Palu menyampaikan sejumlah langkah yang akan dilakukan setelah kegiatan, antara lain membangun koordinasi dengan PIC KIM dari masing-masing wilayah, membentuk grup WhatsApp sebagai media komunikasi dan koordinasi, serta melakukan pendampingan terhadap wilayah yang memiliki potensi dan kesiapan untuk membentuk KIM. Melalui kegiatan tersebut, Diskominfosantik Kota Palu berharap pemahaman mengenai KIM dapat semakin merata di tingkat kecamatan dan kelurahan. Selanjutnya, hasil pemetaan potensi dapat menjadi dasar dalam mendorong pembentukan dan pengembangan KIM secara bertahap di Kota Palu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan penyebarluasan informasi publik yang lebih luas, partisipatif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Rilis: Fahima Foto: Jufri Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu.

Diskominfosantik Palu Perkuat Kompetensi Siswa SMK Negeri 1 Tolitoli melalui Program Magang

Beri Penilaian PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan SMK Negeri 1 Tolitoli terkait penempatan siswa magang jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Selasa (30/06/2026). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Diskominfosantik Kota Palu dan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama perwakilan SMK Negeri 1 Tolitoli. Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Palu dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya peserta didik sekolah menengah kejuruan, melalui pemberian pengalaman kerja secara langsung di lingkungan pemerintahan. Melalui program magang ini, para siswa SMK Negeri 1 Tolitoli akan memperoleh kesempatan untuk memahami proses kerja di bidang komunikasi, informatika, persandian, dan statistik, sekaligus mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang keahlian yang dipelajari di sekolah. Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, menyampaikan bahwa program magang merupakan wadah yang penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan teknis maupun keterampilan profesional sebelum memasuki dunia kerja. Menurut Kadis, kehadiran para peserta magang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan pemerintah daerah dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi. Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap hubungan kemitraan dengan lembaga pendidikan terus terjalin dengan baik sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Foto: Bid. APTIKARilis: Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Diskominfosantik Lepas Sejumlah Mahasiswa Magang untuk Dukung Pembangunan Berbasis Data

Beri Penilaian PALU – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu, Muhammad Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas mahasiswa magang Program Studi Statistika Fakultas MIPA Universitas Tadulako dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Senin (22/6/2026). Acara pelepasan tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, Dekan Fakultas MIPA Universitas Tadulako, para dosen pendamping, mahasiswa peserta magang, serta sejumlah undangan lainnya. Sebanyak sekitar 500 mahasiswa Program Studi Statistika Universitas Tadulako akan menjalankan program magang di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis data. Dalam sambutannya, Kadis Muhammad Akhir Armansyah menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terus terjalin antara Program Studi Statistika Universitas Tadulako dan Pemerintah Kota Palu. Menurut Kadis, kerja sama tersebut memberikan kontribusi penting dalam penguatan statistik sektoral dan mendukung pelaksanaan Kebijakan Satu Data Indonesia di daerah. “Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Program Studi Statistika Universitas Tadulako atas terjalinnya kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kota Palu dalam mendukung pengelolaan data statistik sektoral serta implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia,” ungkap Kadis. Kadis menjelaskan bahwa data saat ini menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, pengambilan keputusan hingga evaluasi kebijakan, membutuhkan dukungan data yang valid dan berkualitas. Karena itu, kehadiran mahasiswa statistika di berbagai OPD diharapkan dapat membantu memperkuat pengelolaan data sektoral sekaligus memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi para mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis di lapangan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi secara nyata dalam mendukung pengelolaan data pembangunan di Kota Palu,” lanjut Kadis. Kadis Akhir juga berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan magang tersebut untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan analisis data yang nantinya akan menjadi bekal penting dalam dunia kerja. Di penghujung kegiatan, Muhammad Akhir Armansyah secara simbolis melepas para mahasiswa magang yang akan bertugas di sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kota Palu. Melalui program ini, Pemerintah Kota Palu berharap sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dapat terus diperkuat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan berbasis data, sejalan dengan semangat implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia. Rilis. ImronFoto. JufriProtokol. Buyung. Nana. Icha. dan Kabag Miranti Wulandari – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu. Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Diskominfosantik Palu Turun Bersihkan Pantai Baiya

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu turut ambil bagian dalam aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan di kawasan Pantai Baiya, Sabtu (06/06/2026), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah, komunitas lingkungan, TNI-Polri, pelajar, dan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi menjaga kebersihan kawasan pesisir Kota Palu. Para peserta melakukan pembersihan sampah di sepanjang area pantai serta melakukan pemilahan sampah yang terkumpul untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Keikutsertaan Diskominfosantik Kota Palu dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata menghadapi dampak perubahan iklim. Selain menjaga kebersihan kawasan pesisir, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kesadaran bersama bahwa perlindungan lingkungan memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Sumber:Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu.

Diskominfosantik Kota Palu Lakukan Audiensi Pembentukan PPID bersama Komisi Informasi Sulteng

PALU — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kota Palu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui kegiatan audiensi pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bersama Komisi Informasi Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan pada Selasa (19/05). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam membentuk sistem pengelolaan informasi publik yang lebih terstruktur, profesional, dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tim Kerja Pembentukan PPID Kota Palu melakukan koordinasi langsung dengan Komisi Informasi Sulawesi Tengah guna memperoleh penjelasan dan masukan terkait regulasi, mekanisme, serta substansi penting dalam pembentukan dan pengelolaan PPID di lingkungan perangkat daerah. Melalui konsultasi ini, diharapkan proses pembentukan PPID di Kota Palu dapat berjalan secara optimal dan memiliki landasan yang kuat dalam pelaksanaannya, terutama dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat secara terbuka, cepat, tepat, dan akuntabel. Selain membahas aspek regulasi dan teknis pembentukan PPID, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Palu dengan Komisi Informasi Sulawesi Tengah dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di daerah. Komisi Informasi sebagai lembaga independen yang bertugas menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik diharapkan dapat memberikan pendampingan serta penguatan pemahaman kepada perangkat daerah terkait pentingnya pengelolaan informasi dan dokumentasi secara profesional. Pemerintah Kota Palu sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pembentukan PPID menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan keterbukaan informasi sebagai hak masyarakat sekaligus bentuk akuntabilitas pemerintah kepada publik. Dengan adanya PPID yang berfungsi secara optimal, masyarakat nantinya diharapkan dapat lebih mudah memperoleh informasi publik yang dibutuhkan, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Kegiatan koordinasi dan konsultasi ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palu dalam membangun budaya keterbukaan informasi di seluruh perangkat daerah, sehingga tercipta pemerintahan yang informatif, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Rilis: Safira, Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu

Pemkot Palu Sosialisasikan Edaran Peduli Lingkungan di Pusat Perbelanjaan

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu bersama Sekretaris Bappeda Kota Palu dan Sekretaris Kelurahan Lolu Utara melakukan kunjungan ke pusat perbelanjaan Palu Mitra Utama (PMU) di Jalan Monginsidi, Kamis (30/04/2026). Kunjungan tersebut dilakukan usai kegiatan sosialisasi di Radio Nebula, dan masih dalam rangka menyosialisasikan Surat Edaran Wali Kota Palu tentang Peduli Lingkungan. Selain menyampaikan isi surat edaran, tim juga memberikan sosialisasi terkait kewajiban pembayaran pajak serta retribusi sampah kepada pihak pengelola pusat perbelanjaan. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Palu Mitra Utama yang diwakili oleh HRD, Irmawati, menyambut baik kedatangan tim dari Pemerintah Kota Palu beserta jajaran. Pihak PMU menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah, khususnya dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban pajak dan retribusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dapat semakin kuat dalam mendukung terwujudnya Kota Palu yang bersih, tertib, dan berkelanjutan. Rilis: Fahima Foto: Jufri Diskominfosantik Kota Palu

KIM Teman Isyarat Berdaya Kota Palu Raih Prestasi di Lomba Story Telling Inklusi HKBN 2026

PALU – Komunitas Teman Isyarat Berdaya (TIB) yang merupakan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) teman Tuli Kota Palu sekaligus mitra Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu turut ambil bagian dalam kegiatan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (25/04/2026). Partisipasi komunitas TIB menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut, khususnya melalui lomba story telling inklusi yang melibatkan berbagai ragam disabilitas, mulai Tuli, netra, hingga disabilitas fisik atau daksa. Kegiatan perlombaan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Palu yang diwakili Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP., M.Si. Mengusung tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana,” kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BPBD Kota Palu bekerja sama dengan sejumlah pihak sebagai upaya memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana. Dalam lomba storytelling inklusi, sejumlah anggota TIB berhasil meraih penghargaan pada kategori isyarat paling ekspresif. Penampilan para peserta dinilai mampu menyampaikan pesan kebencanaan secara komunikatif dan kreatif melalui bahasa isyarat. Keikutsertaan TIB dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas. Tidak hanya mengikuti perlombaan, anggota TIB juga berpartisipasi aktif pada hari penutupan HKBN keesokan harinya dengan memberikan sosialisasi bahasa isyarat kebencanaan kepada peserta dan masyarakat yang hadir. Melalui sosialisasi tersebut, anggota TIB memperkenalkan sejumlah kosakata dan gerakan dasar bahasa isyarat yang berkaitan dengan situasi kebencanaan, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, likuifaksi,  longsor, kebakaran rumah, kebakaran hutan, angin kencang, petir dan evakuasi. Keterlibatan aktif komunitas TIB diharapkan dapat memperkuat semangat inklusi dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Kota Palu, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Rilis : FahimaFoto: Jufri