Category: Pengumuman

Diskominfo Kota Palu Melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap I

Pukul 09.00 Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win program unggulan tahap 1 pada Senin, 03 Juli 2023 di Hotel Rama Garden, Kota Palu. Kegiatan yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu selama dua hari, sejak tanggal 03 – 04 Juli 2023. Wali Kota Hadianto berharap Bimtek penyusunan masterplan Smart City Palu ini dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar wali kota. Oleh karena itu, lanjut wali kota, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodir semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan wali kota. Wali Kota Hadianto sangat mengharapkan Smart City Kota Palu dapat secepatnya terwujud, apalagi sisa masa jabatan wali kota di bawah kepemimpinannya, tinggal satu tahun lagi. “Saya berharap percepatan ini betul-betul bisa diselesaikan oleh seluruh kepala OPD, agar kerja-kerja kita dapat terbantu dengan baik,” harap wali kota. Wali Kota Hadianto menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” imbuh wali kota. Rilis: Imron Peliput dan Protokol: Iwan, Rahman, Dewi S, Buyung, Wiwin, Lita, dan Kabag Fatimah Hatta – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Rapat Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dari Menko PMK

Palu- Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan fasilitasi video conference rapat yang diadakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK, yang dilaksanakan hari Senin, 27 Maret 2023 di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Forkompinda, PKK, Lurah, Camat se-Kota Palu, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah dua masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di seluruh dunia. Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi yang cukup pada masa-masa awal kehidupannya, sementara kemiskinan ekstrem adalah kondisi di mana seseorang hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak memiliki akses ke sumber daya dan kesempatan yang memadai untuk hidup yang layak. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah tujuan yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan, karena keduanya merupakan faktor utama dalam menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari semua sektor, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan organisasi internasional. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem adalah: Setelah seluruh wilayah mempresentasikan hasil Stanting dan Penurunan Angka Kemiskinan yang ada di daerah masing-masing, maka Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK menjelaskan bahwa: “Seluruh Posyandu akan di berikan alat usg, tidak ada puskesmas yang tidak ada alat usgnya, alat usg akan diberikan oleh Kementrian Kesehatan, kebutuhan air bersih masih sangat tinggi di masing-masing Kabupaten/Kota”, beliau juga mengatakan bahwa: “Untuk Kota Palu dan Donggala yang terkena dampak gempa akan mendapatkan pemulihan, untuk Kota Buol yang belum ada penerbangannya akan di bicarakan kembali”. Wakil Wali Kota Palu mengatakan bahwa: “Mari kita bergandengan tangan seperti covid, agar bekerja sama dengan puskesmas, tentara, polisi, dan bergotong royong membantu dan membawa anak-anak ke posyandu agar di berikan obat dan vaksin”. Dalam rangka mencapai tujuan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem, penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dan menerapkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa tujuan ini dapat dicapai dan kota-kota di seluruh Sulawesi Tengah dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi seluruh penduduknya. (aptika)

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Sosialisasi Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaraan Pejabat

Palu- Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan fasilitasi video conference kegiatan sosialisasi tentang Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaraan Pejabat pada tanggal 20 Maret 2023 di Hotel Best Western Kota Palu, yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Pembukaan dilakukan oleh Asisten 3 mewakili Wali Kota Palu yang tidak sempat hadir. Pada sosialisasi yang dilaksanakan, ada dua pemateri yang membahas Bagaimana Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaan Pejabat tersebut. Materi pertama di bawakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Palu, Abidin, S.IP. Beliau mengatakan bahwa: “Banyak sekali persoalan-persoalan kepegawaian yang saat ini kita hadapi dimana terjadi ada sekitar 51 kekosongan jabatan di beberapa OPD ternyata memang jumlah jabatan yang terdampak dari penyederhanaan birokrasi yang diangkat melalui penyetaraan jabatan ini cukup besar yaitu 324 orang, mungkin ada beberapa hal yang membuat jabatan kosong ada yang wakil promosi, gradasi, bidang, pensiun atau bahkan ada yang resign. Dengan kekosongan tersebut maka berdampak pada kinerja seluruh OPD”. Materi kedua dibawakan oleh Analisis Kebijakan, Diah Ipma Fithria L H S.PSI., M. SC yang mengatakan bahwa: “Penyetaraan jabatan itu hanya salah satu mekanisme yang dilakukan untuk pelaksanaan penyederhanaan birokrasi, mekanisme yang pertama yaitu penyederhanaan organisasi, jadi SOTH nya disederhanakan jabatan struktural dihapus”. Pegawai atau pejabat struktural yang terdampak strukturnya dihapus itulah kemudian yang diangkat melalui penyetaraan jabatan. Sebetulnya pengangkatan jabatan fungsional ini tidak hanya melalui penyetaraan tapi bisa juga melalui perpindahan atau ketika ada fungsional baru jadi kalau melalui perpindahan harus uji kompetensi, kualifikasi pendidikan harus sesuai, formasi harus dibuka dulu, dan persyaratan pengalaman minimal 2 tahun. Setelah pemaparan materi sesi selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari seluruh peserta baik yang mengikuti secara daring maupun luring. (aptika)

Kegiatan Pembinaan Kelurahan Cantik Bagi Operator Kelurahan Kota Palu Tahun 2023

Palu- Diskominfo mengadakan Kegiatan Pembinaan Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) Bagi Operator Kelurahan Kota pada hari Senin 20 Maret 2023 di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu. Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Ketut Dibiya BPS, Anwar, dan Sabir dari BPS Kota Palu. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah operator kelurahan berjumlah 23 kelurahan dan dihadiri pula oleh Kepala BPS Kota Palu, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo Kota Palu, serta Kepala Bidang Data Bapedda Kota Palu yang di Wakili Oleh Pejabat Fungsional. Salah satu tujuan utama statistik adalah untuk membuat kesimpulan yang akurat berdasarkan data yang dikumpulkan. Untuk mencapai tujuan ini, statistik memerlukan metode yang benar-benar objektif dan terpercaya. Misalnya, data yang diambil harus mewakili populasi yang akan dianalisis, dan teknik analisis harus mempertimbangkan potensi bias atau kesalahan dalam data. Secara keseluruhan, statistik sangat penting dalam kehidupan modern karena membantu kita memahami data dan informasi yang kita peroleh dari berbagai sumber. Dalam bidang bisnis, ekonomi, dan ilmu sosial, statistik membantu dalam pengambilan keputusan yang cerdas dan efektif. Sedangkan dalam ilmu pengetahuan, statistik membantu para peneliti mengumpulkan data yang dapat memberikan wawasan baru dan memperkuat bukti-bukti yang ada. Poin Pertama dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Spesifikasi Kebutuhan Data yang dimana kegiatan utama dalam program ini adalah : Poin Kedua dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Data Untuk Perencanaan Pembangunan Kelurahan, “Data dan informasi yang diperlukan untuk penyusunan perencanaan pembangunan desa dapat bervariasi sesuai dengan kebutuhan“. Poin Ketiga dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Data Potensi Kelurahan yang dimana data yang dikumpulkan dalam pendataan dikelompokkan menjadi beberapa bagian diantaranya: Dan Poin yang terakhir dalam pemaparan kelurahan cantik ialah Contoh Indikator dan Statistik Tingkat Kelurahan. Pembinaan Kelurahan Cinta Statistik ini lebih menitikberatkan pada ketersediaan data statistik sektoral dan data-data unggulan dari masing-masing kelurahan, serta menggali agen-agen kelurahan cinta statistik yang berasal dari warga di kelurahan masing-masing, sekaligus mengevaluasi keterisian website kelurahan masing-masing. (statistik)

Diskominfo Mengikuti Kegiatan Workshop dan Kongres ll Asosiasi Fungsional Sandiman Indonesia (AFSI) di Depok

Depok- Diskominfo mengikuti kegiatan Workshop dan Kongres ll Asosiasi Fungsional Sandiman Indonesia (AFSI) pada tanggal 15-16 Maret 2023 di Auditoriun Mayjen TNI Dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat. Asosiasi Fungsional Sandiman Indonesia (AFSI) mempunyai peran untuk memberikan peningkatan kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia dalam lingkup keamanan informasi, keamanan siber dan persandian. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari, dimana pada hari pertama dilaksanakan workshop dengan tema “Bersama Kita Wujudkan Transformasi Digital Pemerintahan yang Aman dan Tepercaya”. Sedangkan pada hari ke-2 dilaksanakan pemilihan dan pengangkatan Ketua dan Wakil Ketua dewan pengurus nasional AFSI periode 2023-2026. Dalam sambutannya Luki mengatakan, bahwa AFSI harus dapat meningkatkan profesionalisme Sandiman serta memaksimalkan peran dalam peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM dalam lingkup keamanan informasi, keamanan siber, dan persandian baik di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah. “Semoga adanya kongres ini menjadi sarana pemilihan pengurus baru yang dapat meneruskan estafet kepemimpinan dan memajukan AFSI ke arah yang lebih baik,” jelas Luki. Selain itu Luki juga berpesan, agar AFSI bersama dengan unsur Kedeputian I BSSN, Pusat Pengembangan SDM BSSN, dan Sekretariat Utama BSSN melakukan kajian terhadap jabatan fungsional Sandiman dan Manggala Informatika agar disesuaikan dengan kondisi terkini. Dengan demikian, AFSI dapat menjadi organisasi profesi yang besar dan diakui eksistensinya secara nasional sebagai tempat bernaungnya SDM keamanan siber dan sandi di Indonesia. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi dan sinergi, untuk meningkatkan kapasitas para pengampu jabatan fungsional sandiman, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang keamanan informasi, keamanan siber dan persandian, khususnya untuk mendukung transformasi digital pasca diberlakukannya Undang-undang Perlindungan Data Pribadi, Perpres tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, dan Perpres tentang Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital. (persandian)

Bidang Aptika Dinas Kominfo Kota Palu Mengikuti Bimtek, Sosialisasi, FGD, dan Asistensi Penerapan SPBE di Kota Mataram

Mataram – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu Bidang Aplikasi dan Informatika mengikuti Kegiatan Bimtek, Sosialisasi, FGD, dan Asistensi “Penerapan SPBE dalam mendukung Transformasi Digital di Pemerintahan” yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai tanggal 12 s/d 15 Maret 2023 di Kota Mataram. Kegiatan dibuka oleh Plt. Direktur Tata Kelola Aptika Kominfo (Teguh Arifiyadi). Ketua Tim Tata Kelola Sistem Elektronik Pemerintahan dan Layanan Crearance (Jusuf A Simatupang) menyatakan Perpres 95/2018 merupakan platform Kebijakan SPBE untuk keterpaduan pembangunan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. SPBE merupakan Penyelenggaraan Pemerintahan yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE. Tujuan SPBE untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel. Istilah e-government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dipopulerkan pertama kali oleh World Bank pada umumnya mengacu pada penggunaan alat teknologi informasi, seperti wide Area Network (WAN), Internet, dan penggunaan aplikasi seluler, oleh lembaga pemerintah, yang memiliki kemampuan untuk mengubah hubungan dengan warga negara, pelaku usaha, dan lembaga pemerintah lainnya. E-government dalam perkembangannya, mulai menggunakan Arsitektur Enterprise (AE) untuk menyelaraskan TIK dan tujuan pemerintahan (government goal) dengan satu bahasa yang sama. (aptika)

Kegiatan Pelatihan Junior Network Administrator Untuk OPD dan Kelurahan Se-Kota Palu

Palu – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Palu melaksanakan Pelatihan Junior Network Administrator untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kelurahan se-Kota Palu yang di buka langsung oleh Wali Kota Palu, yang bertempat di Palu Golden Hotel pada hari Rabu, 01 Maret 2023. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, hari pertama tanggal 01 Maret 2023 untuk peserta dari OPD termasuk dari delapan kecamatan yang ada di Kota Palu, sedangkan hari kedua tanggal 02 Maret 2023 untuk peserta yang berasal dari 46 kelurahan di Kota Palu. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pegawai Pemerintah Kota Palu dalam memahami jaringan tingkat dasar dan secara praktis dapat melakukan pengecekan dan penanganan gangguan jaringan awal di instansi masing-masing sebelum melakukan pelaporan gangguan jaringan. Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai Pemerintah Kota Palu ini tentu saja diharapkan akan menjadi salah satu unsur yang menunjang terwujudnya Palu sebagai Kota Cerdas (Smart City). Dalam sambutannya, Wali Kota Palu menyambut antusias adanya kegiatan ini, dan menitip pesan kepada peserta agar tidak mengikuti pelatihan untuk sekedar menggugurkan kewajiban menghadiri tetapi mengikuti dengan serius agar tujuan pelatihan dapat terpenuhi dan peserta dapat kembali dengan membawa pengetahuan baru ke instansi masing-masing. (aptika)

Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Smart City

Palu- Pemerintah Kota Palu melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan menuju Kota Cerdas (Smart City) dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika), Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI), yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Wali Kota Palu, Selasa (28/2/2023). Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini diikuti oleh 50 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang telah terpilih melalui proses penilaian (assesment) yang dilaksanakan pada Tahun 2022, Implementasi Smart City dilakukan dengan tiap-tiap daerah menyiapkan peserta yang akan dibimbing langsung oleh tenaga ahli dari Kemenkominfo RI dalam penyusunan Masterplan Smart City. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Palu, Usman, yang didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Inhar, beserta jajarannya. Koordinator Penyusunan Masterplan Smart City Direktorat LAIP, Kominfo RI, Dwi Elfrida Simanungkalit, mengatakan, pada 2022 pihaknya sudah melakukan assessment kepada 8 provinsi dan 88 kabupaten/kota yang mengajukan program Smart City di daerahnya. “Dari 8 provinsi dan 88 kabupaten/kota tersebut, terpilih 2 provinsi dan 50 kabupaten/kota terbaik yang dianggap siap untuk menjalankan program provinsi dan kabupaten/kota cerdas tahun 2023,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menerangkan, bahwa penandatanganan nota kesepakatan tersebut bertujuan untuk menjalin kerjasama dan komunikasi bagi para pihak, dalam pelaksanaan program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) secara terpadu. Setelah penandatanganan ini, Kemenkominfo RI memberi waktu hingga tanggal 3 April 2023 kepada kabupaten/kota untuk menyusun SK (Surat Keputusan) Pembentukan Dewan Smart City dan SK Tim Pelaksana Smart City. Setiap kabupaten/kota yang terpilih juga akan memperoleh pendamping, satu orang tenaga ahli, dan satu orang asisten tenaga ahli yang akan mendampingi kegiatan penyusunan Masterplan Smart City tersebut. (aptika)

Kerja Bakti Diskominfo Kota Palu dalam Rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional

Palu – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang diperingati setiap tanggal 21 Februari, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu melakukan Kerja Bakti di sepanjang Jalan Sisinga Mangaraja pada tanggal 21 Februari 2023. Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) adalah hari nasional yang diperingati dalam rangka untuk mewujudkan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah yang dihasilkan setiap tahunnya. Kerja Bakti ini sebagai tindak lanjut dari Surat Wali Kota Palu, nomor: 000.1.51/0738/DLH/2023, tanggal 17 Februari 2023, tentang Pemberitahuan Kerja Bakti, yang membagi lokasi kerja bakti di beberapa jalan umum ke 41 Organisasi Perangkat Daerah dan 46 Kelurahan di Kota Palu. Kegiatan kerja bakti ini juga merupakan bagian dari “Ini aksiku mana aksimu”, yang disampaikan kepada OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palu, Instansi / Lembaga / Pokmas / Mahasiswa yang dilaksanakan pada Hari Selasa, 21 Februari 2023 mulai dari jam 06.30-09.00 WITA, dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing. Diskominfo sebagai salah satu OPD pada Pemerintah Kota Palu melaksanakan kegiatan kerja bakti ini sebagai bagian dari usaha untuk membawa Kota Palu semakin dekat meraih Adipura. Selain membersihkan sampah, kegiatan kerja bakti ini juga dimanfaatkan untuk mengedukasi warga tentang cara membuang sampah pada tempatnya. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar sehingga bukan sekedar menjadi kewajiban namun sebagai bagian dari nilai hidup masyarakat. Melansir situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sulawesi, sejarah Hari Peduli Sampah Nasional bermula dari peristiwa di tahun 2005 silam. Saat itu terjadi longsor gunungan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005. Peristiwa longsornya gunungan sampah TPA Leuwigajah tersebut menimpa perkampungan warga di Cilimus dan Pojok, Jawa Barat. Akibatnya lebih dari 100 nyawa meninggal dunia imbas tragedi longsoran TPA Leuwigajah. Tragedi ledakan TPA Leuwigajah terjadi akibat tingginya curah hujan dan ledakan gas metana dari tumpukan sampah di TPA. Sebanyak 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari TPA Leuwigajah. Selanjutnya, tanggal peristiwa tersebut dijadikan momentum untuk memperingati kepedulian terhadap masalah sampah. Sampai sekarang tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) setiap tahunnya. (aptika)

Diskominfo Kota Palu Melakukan Pemantauan Jaringan Internet di OPD dan Kelurahan

Palu – Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu No.555/0010/DISKOMINFO/2023 tentang Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Palu tahun 2023, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu melalui Bidang Aplikasi Informatika turun langsung melakukan pengawasan dan pemantauan jaringan dan perangkat yang ada di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kelurahan yang ada di Kota Palu. Selain monitoring terhadap jaringan dan perangkat pada kantor OPD dan Kelurahan, Tim Teknis Monitoring Jaringan dan Perangkat TIK juga melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan internet Wifi RTH untuk masyarakat di 46 Kelurahan di Kota Palu. Pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk pengendalian atau antisipasi terhadap adanya gangguan jaringan serta optimalisasi pemanfaatan internet untuk masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Palu. Kegiatan monitoring pada Triwulan 1 Tahun 2023 ini difokuskan kepada evaluasi pemanfaatan internet untuk masyarakat pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) di 29 kelurahan serta pengecekan jaringan internet dedicated 1:1 yang terpasang pada 29 kelurahan, 5 kecamatan, dan 2 Dinas/Badan. Berdasarkan hasil monitoring, TIM mendapati beberapa OPD dan Kelurahan mengalami gangguan jaringan yang diakibatkan rusaknya perangkat karena pemakaian yang sudah cukup lama. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi Tim Teknis Monitoring Jaringan untuk segera melakukan pembaharuan terhadap perangkat yang sudah lama. Selain itu, Tim Teknis Monitoring Jaringan telah menyediakan pelayanan gangguan jaringan melalui grup whatsapp. Sehingga, diharapkan setiap admin OPD dan Kelurahan yang telah bergabung dapat melaporkan mengenai permasalahan jaringan yang dialami. Kegiatan Monitoring ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap bulannya dan dilaporkan per triwulan. (aptika)