Diskominfosantik Kota Palu Bentuk KIM “Teman Isyarat Berdaya” untuk Perluas Akses Informasi Inklusif

Diskominfosantik Kota Palu Bentuk KIM “Teman Isyarat Berdaya” untuk Perluas Akses Informasi Inklusif

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Palu menggelar rapat sosialisasi dan pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kota Palu di Kantor setempat, Senin (13/04/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama perwakilan komunitas Tuli Kota Palu.

Melalui rapat sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan mengenai keberadaan KIM sebagai kelompok yang dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat yang berfungsi sebagai wadah pengelolaan informasi dan komunikasi di tingkat komunitas. KIM memiliki peran sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam mengakses, mengolah, dan menyebarluaskan informasi yang positif, akurat, dan bertanggung jawab.

Hingga saat ini masih terdapat kesenjangan akses informasi bagi penyandang disabilitas Tuli. Kurangnya pemahaman bahasa isyarat di tengah masyarakat umum menjadi salah satu hambatan komunikasi yang menyebabkan teman Tuli belum sepenuhnya memperoleh akses informasi publik secara setara. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya partisipasi teman Tuli dalam kehidupan sosial, ekonomi, maupun pemerintahan.

Karena itu, Pemerintah Kota Palu melalui Diskominfosantik Kota Palu mendorong pembentukan KIM pertama di Kota Palu yang berfokus pada pemberdayaan komunitas teman Tuli. Pembentukan komunitas ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang inklusif dalam memperluas akses informasi bagi penyandang disabilitas Tuli, sekaligus mendukung penguatan literasi digital dan penyebarluasan informasi publik secara ramah disabilitas.

Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat bersama peserta rapat, disepakati nama komunitas yaitu “Teman Isyarat Berdaya” atau disingkat TIB. Nama tersebut mencerminkan semangat pemberdayaan teman Tuli melalui bahasa isyarat sebagai jembatan komunikasi dan akses informasi yang inklusif. Komunitas ini juga diarahkan untuk melahirkan Duta Bahasa Isyarat yang mampu menjadi penghubung antara masyarakat Tuli dan masyarakat dengar dalam berbagai aktivitas publik.

Selain pembentukan komunitas, dalam rapat tersebut juga dilakukan penunjukan pengurus KIM TIB secara musyawarah mufakat guna mendukung jalannya program dan kegiatan komunitas ke depan. Nantinya, komunitas ini akan menjalankan sejumlah program seperti pelatihan dasar bahasa isyarat, pelatihan literasi informasi dan digital, produksi konten informasi pemerintah dalam format inklusif, hingga pembentukan Duta Bahasa Isyarat.

Diskominfosantik Kota Palu memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan KIM TIB sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi publik yang inklusif. Kehadiran komunitas ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem informasi yang lebih partisipatif, adaptif, dan ramah disabilitas di Kota Palu.

Rilis: Fahima

Foto: Safira

Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu.