Tag: kotapalu

Diskominfosantik Kota Palu Lakukan Audiensi Pembentukan PPID bersama Komisi Informasi Sulteng

PALU — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kota Palu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui kegiatan audiensi pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bersama Komisi Informasi Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan pada Selasa (19/05). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam membentuk sistem pengelolaan informasi publik yang lebih terstruktur, profesional, dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tim Kerja Pembentukan PPID Kota Palu melakukan koordinasi langsung dengan Komisi Informasi Sulawesi Tengah guna memperoleh penjelasan dan masukan terkait regulasi, mekanisme, serta substansi penting dalam pembentukan dan pengelolaan PPID di lingkungan perangkat daerah. Melalui konsultasi ini, diharapkan proses pembentukan PPID di Kota Palu dapat berjalan secara optimal dan memiliki landasan yang kuat dalam pelaksanaannya, terutama dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat secara terbuka, cepat, tepat, dan akuntabel. Selain membahas aspek regulasi dan teknis pembentukan PPID, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Palu dengan Komisi Informasi Sulawesi Tengah dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di daerah. Komisi Informasi sebagai lembaga independen yang bertugas menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik diharapkan dapat memberikan pendampingan serta penguatan pemahaman kepada perangkat daerah terkait pentingnya pengelolaan informasi dan dokumentasi secara profesional. Pemerintah Kota Palu sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pembentukan PPID menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan keterbukaan informasi sebagai hak masyarakat sekaligus bentuk akuntabilitas pemerintah kepada publik. Dengan adanya PPID yang berfungsi secara optimal, masyarakat nantinya diharapkan dapat lebih mudah memperoleh informasi publik yang dibutuhkan, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Kegiatan koordinasi dan konsultasi ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palu dalam membangun budaya keterbukaan informasi di seluruh perangkat daerah, sehingga tercipta pemerintahan yang informatif, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Rilis: Safira, Bid. PIKP Diskominfosantik Kota Palu

Diskominfosantik Palu Gelar Safari Ramadan di Masjid Halimah Sadiyah

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Halimah Sadiyah, Jalan Cut Mutia, Kota Palu, pada Selasa (10/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Muh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si, bersama sejumlah pejabat dan staf lingkup Diskominfosantik Kota Palu. Safari Ramadan diawali dengan penyerahan bingkisan Ramadan oleh Kepala Diskominfosantik Kota Palu kepada imam Masjid Halimah Sadiyah sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap kegiatan keagamaan di masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Muh. Akhir Armansyah menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di bulan suci Ramadan. Menurut Kadis, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Palu yang lebih maju dan harmonis. Rangkaian kegiatan Safari Ramadan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Drs. H. Hamzah Rudji, MM. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial. Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jamaah Masjid Halimah Sadiyah serta masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Diskominfosantik Kota Palu Gelar Safari Ramadan di Masjid Baabul Falah

PALU – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baabul Falah, Jalan Lekatu, Kota Palu, pada Minggu (08/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Muh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama sejumlah pejabat dan staf di lingkungan Diskominfosantik Kota Palu. Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari agenda silaturahim Pemerintah Kota Palu dengan masyarakat saat bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga di berbagai wilayah Kota Palu. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Diskominfosantik Muh. Akhir Armansyah menyerahkan secara simbolis bingkisan Ramadhan kepada imam Masjid Baabul Falah sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada pengurus masjid serta masyarakat setempat dalam menyemarakkan ibadah di bulan suci Ramadhan. Selain itu, kegiatan Safari Ramadhan juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh H. Rifain, S.Ag. Dalam ceramahnya, H. Rifain mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Pemerintah Kota Palu dan masyarakat, serta semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Palu yang lebih maju dan harmonis. Bid. PIKP – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Diskominfosantik Kota Palu Gelar Safari Ramadan di Masjid Raudhatul Jannah

PALU – Pemerintah Kota Palu resmi menurunkan tim Safari Ramadhan ke sejumlah masjid di wilayah Kota Palu mulai malam ini, Jumat (06/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memakmurkan masjid selama bulan suci Ramadhan. Sejumlah masjid menjadi tujuan tim Safari Ramadhan pada malam perdana tersebut. Salah satunya adalah tim Safari Ramadhan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu yang mengunjungi Masjid Raudhatul Jannah di Jalan Hasanudin Toto, Kelurahan Silae. Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Muh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama sejumlah pejabat dan jajaran lainnya. Kehadiran tim Safari Ramadhan ini disambut hangat oleh pengurus masjid serta masyarakat setempat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan ibadah, mulai dari salat Isya hingga salat Tarawih berjamaah. Pada kesempatan tersebut, ceramah Ramadhan disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof. Zainal Abidin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam tausiyahnya, Prof. Zainal Abidin menyampaikan tentang makna Nuzulul Qur’an dan keutamaan malam Lailatul Qadar sebagai dua momentum penting dalam bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam akan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Sementara Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan. Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Palu ini rencananya akan terus dilaksanakan di berbagai masjid selama bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat serta upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kota Palu. Foto: JufriRilis: ImronTim Peliput: Imron, Fadel, Ryan, Jufri, Maya, Jupri Latantu dan Kabid Fanty – Bid. PIKP Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Asistensi dan Bimtek Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemeritah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih sebagai Pilot Project (Proyek Percontohan) penyusunan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulteng, Senin dan Selasa (11-12/9/2023), di Hotel Best Western Coco Palu. Pertemuan ini dihadiri, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kemenpan RB RI, Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI selaku narasumber, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota se-Sulteng, Pejabat Fungsional dan Staf Bidang Apikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota se-Sulteng, dan Admin SPBE OPD Lingkup Pemprov Sulteng. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santik) Provinsi Sulteng Sudaryano R. Lamangkona dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia, di mana Provinsi Sulawesi Tengah terpilih sebagai Pilot Project (Proyek percontohan) penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, risiko manajemen dan proses bisnis oleh KemenPAN-RB RI dan Kemenkominfo RI. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI yang telah memilih Sulawesi Tengah sebagai daerah pertama pelaksanaan Asistensi dan Bimtek penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis,”kata Kepala Dinas Kominfo Santik selaku Humas Provinsi Sulteng.

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido membuka Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap III

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, harap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu agar konsisten mewujudkan Palu sebagai kota cerdas alias smart city, “Saya harapkan seluruh OPD untuk konsistensi dengan program tersebut (smart city, red),” pesan Wawali Reny saat menyampaikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Tahap III di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (6/9/2023). Ia mengatakan, smart city menjadi salah satu program dari 53 program prioritas Pemkot Palu, sehingga diharapkan adanya komitmen seluruh OPD mewujudkannya. “Smart city ini tidak ada gunanya, kalau kita tidak komitmen. Satu komitmen. Kita semua yang berada di ruangan ini bersemangat untuk ber-smart city. Kota Palu akan ketinggalan kereta, apabila tidak segera menerapkan Smart City. Apalagi, Smart City menjadi program utama bagi Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan kami bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid,” ucapnya. Kegiatan Bimtek dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (6-7/9/2023) tersebut, melibatkan seluruh OPD di lingkup Pemkot Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar Wakil Wali Kota. Oleh karena itu, kata dia, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodasi semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan Wakil Wali Kota. Ia menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” tuturnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap II dilaksanakan oleh Diskominfo Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan masterplan smart city dan quick win program unggulan Tahap II pada Senin (31/7/2023) dan Selasa (1/8/2023) bertempat di Rama Garden Hotel, Jl. Tj. Santigi No.26, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Bimtek ini direncakan sebanyak empat kali selama empat bulan. Target dari keseluruhan bimtek ini untuk menghasilkan masterplan Palu Smart City kedalam empat buku.  Walikota Palu diwakili oleh Sekretaris Kota Palu Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, mengharapkan bimtek penyusunan masterplan Palu Smart City dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Bimtek ini untuk menganalisis aspek kesiapan, kesenjangan, analisa SWOT, strategi pembangunan, visi, misi dan sasaran Palu Smart City,” jelas Usman, S.H, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu. Usman, S.H. mengharapkan kegiatan ini dapat merumuskan serta menghasilkan buku pedoman dalam perumusan masterplan ideal untuk mewujudkan Palu Smart City.  Smart City adalah konsep pengelolaan kota yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing dengan inovasi dari sumber daya yang ada.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap I

Pukul 09.00 Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win program unggulan tahap 1 pada Senin, 03 Juli 2023 di Hotel Rama Garden, Kota Palu. Kegiatan yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu selama dua hari, sejak tanggal 03 – 04 Juli 2023. Wali Kota Hadianto berharap Bimtek penyusunan masterplan Smart City Palu ini dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar wali kota. Oleh karena itu, lanjut wali kota, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodir semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan wali kota. Wali Kota Hadianto sangat mengharapkan Smart City Kota Palu dapat secepatnya terwujud, apalagi sisa masa jabatan wali kota di bawah kepemimpinannya, tinggal satu tahun lagi. “Saya berharap percepatan ini betul-betul bisa diselesaikan oleh seluruh kepala OPD, agar kerja-kerja kita dapat terbantu dengan baik,” harap wali kota. Wali Kota Hadianto menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” imbuh wali kota. Rilis: Imron Peliput dan Protokol: Iwan, Rahman, Dewi S, Buyung, Wiwin, Lita, dan Kabag Fatimah Hatta – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Rapat Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dari Menko PMK

Palu- Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan fasilitasi video conference rapat yang diadakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK, yang dilaksanakan hari Senin, 27 Maret 2023 di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Forkompinda, PKK, Lurah, Camat se-Kota Palu, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah dua masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di seluruh dunia. Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi yang cukup pada masa-masa awal kehidupannya, sementara kemiskinan ekstrem adalah kondisi di mana seseorang hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak memiliki akses ke sumber daya dan kesempatan yang memadai untuk hidup yang layak. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah tujuan yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan, karena keduanya merupakan faktor utama dalam menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari semua sektor, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan organisasi internasional. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem adalah: Setelah seluruh wilayah mempresentasikan hasil Stanting dan Penurunan Angka Kemiskinan yang ada di daerah masing-masing, maka Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK menjelaskan bahwa: “Seluruh Posyandu akan di berikan alat usg, tidak ada puskesmas yang tidak ada alat usgnya, alat usg akan diberikan oleh Kementrian Kesehatan, kebutuhan air bersih masih sangat tinggi di masing-masing Kabupaten/Kota”, beliau juga mengatakan bahwa: “Untuk Kota Palu dan Donggala yang terkena dampak gempa akan mendapatkan pemulihan, untuk Kota Buol yang belum ada penerbangannya akan di bicarakan kembali”. Wakil Wali Kota Palu mengatakan bahwa: “Mari kita bergandengan tangan seperti covid, agar bekerja sama dengan puskesmas, tentara, polisi, dan bergotong royong membantu dan membawa anak-anak ke posyandu agar di berikan obat dan vaksin”. Dalam rangka mencapai tujuan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem, penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dan menerapkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa tujuan ini dapat dicapai dan kota-kota di seluruh Sulawesi Tengah dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi seluruh penduduknya. (aptika)