Tag: kotapalu

Diskominfosantik Kota Palu Gelar Safari Ramadan di Masjid Raudhatul Jannah

PALU – Pemerintah Kota Palu resmi menurunkan tim Safari Ramadhan ke sejumlah masjid di wilayah Kota Palu mulai malam ini, Jumat (06/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memakmurkan masjid selama bulan suci Ramadhan. Sejumlah masjid menjadi tujuan tim Safari Ramadhan pada malam perdana tersebut. Salah satunya adalah tim Safari Ramadhan dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu yang mengunjungi Masjid Raudhatul Jannah di Jalan Hasanudin Toto, Kelurahan Silae. Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Muh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama sejumlah pejabat dan jajaran lainnya. Kehadiran tim Safari Ramadhan ini disambut hangat oleh pengurus masjid serta masyarakat setempat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan ibadah, mulai dari salat Isya hingga salat Tarawih berjamaah. Pada kesempatan tersebut, ceramah Ramadhan disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof. Zainal Abidin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam tausiyahnya, Prof. Zainal Abidin menyampaikan tentang makna Nuzulul Qur’an dan keutamaan malam Lailatul Qadar sebagai dua momentum penting dalam bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam akan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Sementara Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa karena nilainya lebih baik dari seribu bulan. Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Palu ini rencananya akan terus dilaksanakan di berbagai masjid selama bulan suci Ramadhan sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat serta upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kota Palu. Foto: JufriRilis: ImronTim Peliput: Imron, Fadel, Ryan, Jufri, Maya, Jupri Latantu dan Kabid Fanty – Bid. PIKP Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kota Palu.

Asistensi dan Bimtek Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemeritah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpilih sebagai Pilot Project (Proyek Percontohan) penyusunan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Asistensi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Wilayah Provinsi Sulteng, Senin dan Selasa (11-12/9/2023), di Hotel Best Western Coco Palu. Pertemuan ini dihadiri, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kemenpan RB RI, Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI selaku narasumber, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota se-Sulteng, Pejabat Fungsional dan Staf Bidang Apikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten dan Kota se-Sulteng, dan Admin SPBE OPD Lingkup Pemprov Sulteng. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santik) Provinsi Sulteng Sudaryano R. Lamangkona dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia, di mana Provinsi Sulawesi Tengah terpilih sebagai Pilot Project (Proyek percontohan) penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, risiko manajemen dan proses bisnis oleh KemenPAN-RB RI dan Kemenkominfo RI. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Arsitektur SPBE Kemenpan RB RI yang telah memilih Sulawesi Tengah sebagai daerah pertama pelaksanaan Asistensi dan Bimtek penyusunan arsitektur SPBE, peta rencana bisnis, resiko manajemen dan proses bisnis,”kata Kepala Dinas Kominfo Santik selaku Humas Provinsi Sulteng.

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido membuka Bimtek Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap III

Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, harap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palu agar konsisten mewujudkan Palu sebagai kota cerdas alias smart city, “Saya harapkan seluruh OPD untuk konsistensi dengan program tersebut (smart city, red),” pesan Wawali Reny saat menyampaikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Tahap III di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu (6/9/2023). Ia mengatakan, smart city menjadi salah satu program dari 53 program prioritas Pemkot Palu, sehingga diharapkan adanya komitmen seluruh OPD mewujudkannya. “Smart city ini tidak ada gunanya, kalau kita tidak komitmen. Satu komitmen. Kita semua yang berada di ruangan ini bersemangat untuk ber-smart city. Kota Palu akan ketinggalan kereta, apabila tidak segera menerapkan Smart City. Apalagi, Smart City menjadi program utama bagi Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan kami bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid,” ucapnya. Kegiatan Bimtek dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (6-7/9/2023) tersebut, melibatkan seluruh OPD di lingkup Pemkot Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar Wakil Wali Kota. Oleh karena itu, kata dia, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodasi semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan Wakil Wali Kota. Ia menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” tuturnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap II dilaksanakan oleh Diskominfo Kota Palu.

Pemerintah Kota Palu mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan masterplan smart city dan quick win program unggulan Tahap II pada Senin (31/7/2023) dan Selasa (1/8/2023) bertempat di Rama Garden Hotel, Jl. Tj. Santigi No.26, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Bimtek ini direncakan sebanyak empat kali selama empat bulan. Target dari keseluruhan bimtek ini untuk menghasilkan masterplan Palu Smart City kedalam empat buku.  Walikota Palu diwakili oleh Sekretaris Kota Palu Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, mengharapkan bimtek penyusunan masterplan Palu Smart City dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Bimtek ini untuk menganalisis aspek kesiapan, kesenjangan, analisa SWOT, strategi pembangunan, visi, misi dan sasaran Palu Smart City,” jelas Usman, S.H, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu. Usman, S.H. mengharapkan kegiatan ini dapat merumuskan serta menghasilkan buku pedoman dalam perumusan masterplan ideal untuk mewujudkan Palu Smart City.  Smart City adalah konsep pengelolaan kota yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing dengan inovasi dari sumber daya yang ada.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) & Quick Win Program Unggulan Tahap I

Pukul 09.00 Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win program unggulan tahap 1 pada Senin, 03 Juli 2023 di Hotel Rama Garden, Kota Palu. Kegiatan yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palu selama dua hari, sejak tanggal 03 – 04 Juli 2023. Wali Kota Hadianto berharap Bimtek penyusunan masterplan Smart City Palu ini dapat diikuti sebaik-baiknya oleh seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. “Agar ini benar-benar dapat diselesaikan dengan baik, bukan hanya diselesaikan secara konsep, tetapi betul-betul dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Tentunya pengimplementasian itu menuju pada konsep masterplan Smart City itu sendiri,” ujar wali kota. Oleh karena itu, lanjut wali kota, masterplan Smart City harus betul-betul mampu mengakomodir semua keinginan dari seluruh OPD, agar masterplan itu betul-betul implementatif di kemudian hari. “Sangat disayangkan kalau kita belum mampu mengaktualisasikan hal ini dengan baik,” tekan wali kota. Wali Kota Hadianto sangat mengharapkan Smart City Kota Palu dapat secepatnya terwujud, apalagi sisa masa jabatan wali kota di bawah kepemimpinannya, tinggal satu tahun lagi. “Saya berharap percepatan ini betul-betul bisa diselesaikan oleh seluruh kepala OPD, agar kerja-kerja kita dapat terbantu dengan baik,” harap wali kota. Wali Kota Hadianto menjelaskan, Smart City adalah kota cerdas yang diharapkan mampu mengelola secara efektif dan efisien untuk kemudian menghasilkan keuntungan yang besar bagi pengelolaan kota ini. “Mohon kegiatan ini diikuti dengan sebaik-baiknya. Diserap semuanya dengan sebaik-baiknya. Saya harap OPD mampu menganalisa, apa yang menjadi kebutuhan dari seluruh OPD, untuk dimasukkan dalam masterplan Smart City Palu,” imbuh wali kota. Rilis: Imron Peliput dan Protokol: Iwan, Rahman, Dewi S, Buyung, Wiwin, Lita, dan Kabag Fatimah Hatta – Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu.

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Rapat Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dari Menko PMK

Palu- Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan fasilitasi video conference rapat yang diadakan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK, yang dilaksanakan hari Senin, 27 Maret 2023 di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Palu, Forkompinda, PKK, Lurah, Camat se-Kota Palu, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah dua masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di seluruh dunia. Stunting adalah kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi yang cukup pada masa-masa awal kehidupannya, sementara kemiskinan ekstrem adalah kondisi di mana seseorang hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak memiliki akses ke sumber daya dan kesempatan yang memadai untuk hidup yang layak. Penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah tujuan yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan, karena keduanya merupakan faktor utama dalam menentukan kesejahteraan dan kemajuan sebuah negara. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari semua sektor, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan organisasi internasional. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem adalah: Setelah seluruh wilayah mempresentasikan hasil Stanting dan Penurunan Angka Kemiskinan yang ada di daerah masing-masing, maka Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. Menko PMK menjelaskan bahwa: “Seluruh Posyandu akan di berikan alat usg, tidak ada puskesmas yang tidak ada alat usgnya, alat usg akan diberikan oleh Kementrian Kesehatan, kebutuhan air bersih masih sangat tinggi di masing-masing Kabupaten/Kota”, beliau juga mengatakan bahwa: “Untuk Kota Palu dan Donggala yang terkena dampak gempa akan mendapatkan pemulihan, untuk Kota Buol yang belum ada penerbangannya akan di bicarakan kembali”. Wakil Wali Kota Palu mengatakan bahwa: “Mari kita bergandengan tangan seperti covid, agar bekerja sama dengan puskesmas, tentara, polisi, dan bergotong royong membantu dan membawa anak-anak ke posyandu agar di berikan obat dan vaksin”. Dalam rangka mencapai tujuan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem, penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan dan menerapkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa tujuan ini dapat dicapai dan kota-kota di seluruh Sulawesi Tengah dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi seluruh penduduknya. (aptika)

Diskominfo Kota Palu Melakukan Fasilitasi Vidcon Sosialisasi Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaraan Pejabat

Palu- Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan fasilitasi video conference kegiatan sosialisasi tentang Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaraan Pejabat pada tanggal 20 Maret 2023 di Hotel Best Western Kota Palu, yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Pembukaan dilakukan oleh Asisten 3 mewakili Wali Kota Palu yang tidak sempat hadir. Pada sosialisasi yang dilaksanakan, ada dua pemateri yang membahas Bagaimana Pengembangan dan Pembinaan Karier Pejabat Fungsional Pasca Penyetaan Pejabat tersebut. Materi pertama di bawakan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Palu, Abidin, S.IP. Beliau mengatakan bahwa: “Banyak sekali persoalan-persoalan kepegawaian yang saat ini kita hadapi dimana terjadi ada sekitar 51 kekosongan jabatan di beberapa OPD ternyata memang jumlah jabatan yang terdampak dari penyederhanaan birokrasi yang diangkat melalui penyetaraan jabatan ini cukup besar yaitu 324 orang, mungkin ada beberapa hal yang membuat jabatan kosong ada yang wakil promosi, gradasi, bidang, pensiun atau bahkan ada yang resign. Dengan kekosongan tersebut maka berdampak pada kinerja seluruh OPD”. Materi kedua dibawakan oleh Analisis Kebijakan, Diah Ipma Fithria L H S.PSI., M. SC yang mengatakan bahwa: “Penyetaraan jabatan itu hanya salah satu mekanisme yang dilakukan untuk pelaksanaan penyederhanaan birokrasi, mekanisme yang pertama yaitu penyederhanaan organisasi, jadi SOTH nya disederhanakan jabatan struktural dihapus”. Pegawai atau pejabat struktural yang terdampak strukturnya dihapus itulah kemudian yang diangkat melalui penyetaraan jabatan. Sebetulnya pengangkatan jabatan fungsional ini tidak hanya melalui penyetaraan tapi bisa juga melalui perpindahan atau ketika ada fungsional baru jadi kalau melalui perpindahan harus uji kompetensi, kualifikasi pendidikan harus sesuai, formasi harus dibuka dulu, dan persyaratan pengalaman minimal 2 tahun. Setelah pemaparan materi sesi selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari seluruh peserta baik yang mengikuti secara daring maupun luring. (aptika)

Kegiatan Pembinaan Kelurahan Cantik Bagi Operator Kelurahan Kota Palu Tahun 2023

Palu- Diskominfo mengadakan Kegiatan Pembinaan Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) Bagi Operator Kelurahan Kota pada hari Senin 20 Maret 2023 di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu. Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Ketut Dibiya BPS, Anwar, dan Sabir dari BPS Kota Palu. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah operator kelurahan berjumlah 23 kelurahan dan dihadiri pula oleh Kepala BPS Kota Palu, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo Kota Palu, serta Kepala Bidang Data Bapedda Kota Palu yang di Wakili Oleh Pejabat Fungsional. Salah satu tujuan utama statistik adalah untuk membuat kesimpulan yang akurat berdasarkan data yang dikumpulkan. Untuk mencapai tujuan ini, statistik memerlukan metode yang benar-benar objektif dan terpercaya. Misalnya, data yang diambil harus mewakili populasi yang akan dianalisis, dan teknik analisis harus mempertimbangkan potensi bias atau kesalahan dalam data. Secara keseluruhan, statistik sangat penting dalam kehidupan modern karena membantu kita memahami data dan informasi yang kita peroleh dari berbagai sumber. Dalam bidang bisnis, ekonomi, dan ilmu sosial, statistik membantu dalam pengambilan keputusan yang cerdas dan efektif. Sedangkan dalam ilmu pengetahuan, statistik membantu para peneliti mengumpulkan data yang dapat memberikan wawasan baru dan memperkuat bukti-bukti yang ada. Poin Pertama dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Spesifikasi Kebutuhan Data yang dimana kegiatan utama dalam program ini adalah : Poin Kedua dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Data Untuk Perencanaan Pembangunan Kelurahan, “Data dan informasi yang diperlukan untuk penyusunan perencanaan pembangunan desa dapat bervariasi sesuai dengan kebutuhan“. Poin Ketiga dalam pemaparan kelurahan cantik adalah Data Potensi Kelurahan yang dimana data yang dikumpulkan dalam pendataan dikelompokkan menjadi beberapa bagian diantaranya: Dan Poin yang terakhir dalam pemaparan kelurahan cantik ialah Contoh Indikator dan Statistik Tingkat Kelurahan. Pembinaan Kelurahan Cinta Statistik ini lebih menitikberatkan pada ketersediaan data statistik sektoral dan data-data unggulan dari masing-masing kelurahan, serta menggali agen-agen kelurahan cinta statistik yang berasal dari warga di kelurahan masing-masing, sekaligus mengevaluasi keterisian website kelurahan masing-masing. (statistik)

Kegiatan Pelatihan Junior Network Administrator Untuk OPD dan Kelurahan Se-Kota Palu

Palu – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Palu melaksanakan Pelatihan Junior Network Administrator untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kelurahan se-Kota Palu yang di buka langsung oleh Wali Kota Palu, yang bertempat di Palu Golden Hotel pada hari Rabu, 01 Maret 2023. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, hari pertama tanggal 01 Maret 2023 untuk peserta dari OPD termasuk dari delapan kecamatan yang ada di Kota Palu, sedangkan hari kedua tanggal 02 Maret 2023 untuk peserta yang berasal dari 46 kelurahan di Kota Palu. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pegawai Pemerintah Kota Palu dalam memahami jaringan tingkat dasar dan secara praktis dapat melakukan pengecekan dan penanganan gangguan jaringan awal di instansi masing-masing sebelum melakukan pelaporan gangguan jaringan. Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai Pemerintah Kota Palu ini tentu saja diharapkan akan menjadi salah satu unsur yang menunjang terwujudnya Palu sebagai Kota Cerdas (Smart City). Dalam sambutannya, Wali Kota Palu menyambut antusias adanya kegiatan ini, dan menitip pesan kepada peserta agar tidak mengikuti pelatihan untuk sekedar menggugurkan kewajiban menghadiri tetapi mengikuti dengan serius agar tujuan pelatihan dapat terpenuhi dan peserta dapat kembali dengan membawa pengetahuan baru ke instansi masing-masing. (aptika)

Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Smart City

Palu- Pemerintah Kota Palu melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan menuju Kota Cerdas (Smart City) dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika), Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI), yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Wali Kota Palu, Selasa (28/2/2023). Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini diikuti oleh 50 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia yang telah terpilih melalui proses penilaian (assesment) yang dilaksanakan pada Tahun 2022, Implementasi Smart City dilakukan dengan tiap-tiap daerah menyiapkan peserta yang akan dibimbing langsung oleh tenaga ahli dari Kemenkominfo RI dalam penyusunan Masterplan Smart City. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Palu, Usman, yang didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Inhar, beserta jajarannya. Koordinator Penyusunan Masterplan Smart City Direktorat LAIP, Kominfo RI, Dwi Elfrida Simanungkalit, mengatakan, pada 2022 pihaknya sudah melakukan assessment kepada 8 provinsi dan 88 kabupaten/kota yang mengajukan program Smart City di daerahnya. “Dari 8 provinsi dan 88 kabupaten/kota tersebut, terpilih 2 provinsi dan 50 kabupaten/kota terbaik yang dianggap siap untuk menjalankan program provinsi dan kabupaten/kota cerdas tahun 2023,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menerangkan, bahwa penandatanganan nota kesepakatan tersebut bertujuan untuk menjalin kerjasama dan komunikasi bagi para pihak, dalam pelaksanaan program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) secara terpadu. Setelah penandatanganan ini, Kemenkominfo RI memberi waktu hingga tanggal 3 April 2023 kepada kabupaten/kota untuk menyusun SK (Surat Keputusan) Pembentukan Dewan Smart City dan SK Tim Pelaksana Smart City. Setiap kabupaten/kota yang terpilih juga akan memperoleh pendamping, satu orang tenaga ahli, dan satu orang asisten tenaga ahli yang akan mendampingi kegiatan penyusunan Masterplan Smart City tersebut. (aptika)